Suara hati pada pena...
Lintasan Hati
Hati itu amat sukar untuk dimengerti
Hadirnya dalam diri
Menjadi raja bagi insani
Jika diikuti pimpinannya
Tanpa iringan sang akal
Diri derita
Hancur binasa
Engkau dan aku pasti tahu
Namun terkadang
Buat tak tahu
Mengikuti nafsu tanpa iman
Mengharap redha kepuasan
Namun sia-sia
Dipenghujung waktu
Terkadang engkau tersesat
Didalam kenikmatan
Hati yang tak pernah puas
Menjadi semakin rakus
Hanyut dalam keseronokan
Lupa, engkau lupa
Imanmu sepatutnya menjadi tunjang
Namun tapaknya haus
Tonggaknya lemah
Mana perginya janji seorang khalifah?
Duhai hati
Engkaulah tempat bersarang dosa pahala
Jika dilentur elok
Maka indah jadinya
Disulami zikrullah
Dihiasi sabar
Dilengkapi indahnya kalamullah
Alangkah indah punya hati bersih
Yang dicaci dipandang baik
Yang hina diberi kasih
Yang tertindas dibela
Yang jauh menjadi saudara
Namun,
Duhai sang hati
Terkadang tempatmu itu
Dicalit dosa
Tidak diberi santapan terindah
Akhirnya sirna lalu hilang
Cahaya yang dulunya menyelubungimu
Kian punah tanpa sedar
Nafsu menjadi kiblat
Akhirnya kemaksiatan kian tersebar
Duhai Robbi
Pimpinlah hati dalam naungan hidayahMu
Agar tidak terpesong
Sebagaimana umat terdahulu
Teguhkanlah hati
Kukuhkanlah hati
Dengan berpasak iman
Dengan panduan kalamMu
Dan syiar dakwah kekasihMu
Moga penghujungnya
nanti beroleh barokah
husnul khotimah
Comments